havid personal page, Blogging resource, Computers Networking and all interest idea.

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Thumbnail Recent Post

Recent Comments

  • Cara amateur belajar photoshop

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris ...

  • Category name clash

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

  • Membuat Tulisan Terbalik-ʞılɐqɹǝʇ

    ˙˙ʞılɐqɹǝʇ ɐʇıʞ uɐsılnʇ ʇɐnqɯǝɯ ʞnʇun ıuısıp ɹoʇɐɹǝuǝƃ uɐʞɐunƃƃuǝɯ ɐsıq ˙ƃuɐuǝs-ƃuɐuǝsɹǝq ɹɐpǝʞǝs oʇɐ 'uɐɐɾɹǝʞ ƃuɐɹnʞ ƃuɐʎ ıƃɐq ısɐǝɹʞ ɥɐqɯɐuǝɯ

  • Block quotes

    Some block quote tests: Here's a one line quote. This part isn't quoted. Here's a much longer quote: Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. In dapibus. In pretium pede. Donec ...

Showing posts with label curhat. Show all posts
Showing posts with label curhat. Show all posts
Posted by Cumie - - 141 comments

Saya menulis cerita ini dengan serius, bahkan mengingatnya saja saya meneteskan air mata. Semoga tulisan ini  dapat menjadi bahan pertimbangan menjadi kacamata bagi kita semua melihat pendidikan dimasa modern ini.

Adalah adik tersayang yang sedang bersekolah di SMKN 1 Satui, kelas XI Jurusan Teknik Komputer & Jaringan (TKJ). Adik tidak divonis tidak naik kelas tetapi mendapatkan vonis harus istirahat dan mengulang kembali kelas XI tahun depan, padahal Ujian akhir Sekolah masih 1 bulan lagi baru dilaksanakan. Bagaimana bisa?

Kurang lebih 2 bulan yang lalu, Adik melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Industri (Prakerin) ato masa kita tempoe doloe disebut Magang, di PT. GMK (Gawi Makmur Kalimantan) di Satui Kabupaten Tanah Bumbu. Sepulang magang dalam perjalanan Adik mendapatkan musibah, ia jadi korban tabrak lari sebuah Dump Truck. Sebuah kecelakaan yang merupakan awal dari nasib malang adikku tersayang. Bagaimana tidak? Adikku mengalami luka berat, kaki patah, tangan patah hingga pendarahan didalam paru-paru, hingga hari ini ia tidak bisa menggerakkan tangan kanannya.

Pihak Perusahaan atau pihak sekolah mungkin tidak merasa bertanggung jawab sedikitpun, tak ada bantuan. Ya, memang para dewan guru terhormat sebagian menjenguk, tapi pihak perusahaan PT.GMK (Wings Group) tidak tahu menahu alias tidak mau tahu. Pihak sekolah cukup membantu dengan pengurusan asuransi dimana dana Rumah Sakit saja berkisar 10 juta lebih, dan hingga sekarang, walau segala keperluan  administrasi asuransi pendidikan telah dipenuhi tak kunjung ada kabarnya.

Sungguh menggembirakan baginya ketika ia bisa berjalan dan memulai kegiatan belajarnya di sekolah, walaupun ia masih sakit, ia tetap berusaha sekolah bahkan ia masih sering menelpon atau menemui saya untuk bertanya tentang tugas-tugasnya di Sekolahnya. 

Malangnya ketika ia mencoba membiasakan diri dengan cacat yang dia alami, pihak sekolah menyatakan ia sebaiknya istirahat saja dan mengulang kembali sekolahnya tahun ajaran depan. Ayah dan Ibu mencoba berbagai cara, dari guru wali kelas, guru produktif sampai kepala sekolah telah ditemui. Namun pihak sekolah bersikeras bahwa mutlak adanya Adik saya harus mengulang karena tidak bisa menggunakan tangan kanannya untuk praktikum, sedangkan prakerin tidak dipermasalahkan karena telah menjalani minimal waktu yang diharuskan yaitu 2 bulan.

Saya ini guru!! Nama saya Fathul Hafidh, S.Kom pengajar di SMK Komputer Mandiri Banjarbaru  dan Dosen pengampu di STMIK Banjarbaru. Saya tau persis bahwa sekejam - kejamnya sekolah tidak boleh menghancurkan moral siswa, Siswa yang cacat akibat kecelakaan sepulang dari kegiata sekolah  diucapkan kepadanya "kamu tidak naik kelas" padahal bagi raport saja belum, dimana etika guru? Guru macam apa? sekolah macam apa? untung adik saya tidak bunuh diri, memang tidak, tapi jelas ia menangis tak terisakkan, sakit hati yang mendalam dengan sekolah, dengan Sistem Pendidikan negara tercinta Indonesia. Itu siswa suruh bayar SPP penuh tapi tidak usah belajar, menyabaki sakulahan ja kah? atau berhubungan dengan sekolah yang masih tidak menerima adanya siswa baru cacat? 

Itulah Adik saya dan cerita malangnya, hingga sekarang saya belum bisa berpikir apakah tindakan sekolah itu benar? Semoga bagaimanapun kerasnya pendidikan di Indonesia, bagaimanapun disiplinnya sebuah tempat pendidikan, masih menganggap seorang siswa sebagai manusia yang patut dihormati dan disegani.



foto dari http://today.co.id/read/2011/05/06/30150/komite_sekolah_tak_boleh_tolak_anak_cacat
[ Read More ]

Posted by Cumie - - 8 comments

Hai teman-teman, namaku Anto, cuma Anto, itu yang ku tau karena orang-orang disekelilingku memanggilku begitu. Sekitar 18 atau 16 tahun yang lalu aku dilahirkan didunia ini. Sampai sekarang aku tak mengerti benar apa yang akan terjadi hari esok atau yang terjadi saat aku tua nanti.


Aku tidak tahu siapa orang tuaku, namun sekarang yang kutau "si bos" yang orang-orang menyebutnya iwan tacut adalah ayahku, kalau ibu, aku tak tahu.


Seingatku semasa aku belum bisa berjalan, aku ditimang oleh seorang ibu berwajah sayu, di pagi hari kami berjalan di lorong-lorong yang penuh orang simpang siur. Lalu kami bertemu dengan nenek-nenek tua, nenek itu memberikan beberapa lembar kertas pada ibuku, tak lama aku disodorkan pada nenek-nenek berkerudung itu lalu dia menggendongku tersenyum girang. Nenek-nenek ini seharian duduk saja menimangku, yang bisa kuingat ada lampu dengan tiga warna merah, hijau dan kuning di dekat tempat kami berduduk. Ada beberapa orang yang menyapaku disana, sambil memberikan uluran tangan kepada ibu yang menggendongku. Hingga hari gelap ibu itu baru mengembalikanku pada ibuku berwajah sayu. Keesokan harinya hal yang sama terus menerus berulang, hanya saja ibu yang membawaku pergi berjalan-jalan sering berganti-ganti, terkadang nenek-nenek, tante-tante, bahkan terkadang bapak-bapak tua.

Ketika aku bisa berjalan, aku berpindah rumah, rumah ini bisa aku ingat sampai sekarang, rumah yang sangat besar hanya ada 2 ruangan besar untuk aku dan teman-temanku yang berjumlah sekitar 20 orang, satu ruangan agak kecil tempat kami tidur yang beralaskan kotak-kotak mie instan. Satu ruangan lagi tempat kami diajarkan bernyanyi dan bermain musik. Sayangnya kami semua memakai alat musik yang sama yaitu tutup botol minuman fanta yang ditata dan dipaku pada ujung batang kayu. Begitu menyenangkan rasanya bermain dan bernyanyi bersama teman-teman.

Keesokan harinya, ternyata lagi-lagi kami dibawa ibu-ibu yang dikenalkan kepada kami bernama "mama". Dan lagi-lagi aku ketempat yang sama yaitu lampu merah jalan yang pengap dan panas. Aku diminta bernyanyi dan memainkan alat musikku sembari menadahkan tangan ke mobil-mobil yang berhenti sesaat. Aku sering mencoba beristirahat, karna harinya sangat panas. Tapi "mama" melototiku dan memintaku kembali bernyanyi, aku menolaknya lalu dia menghampiriku dan berbisik "kamu belum pernah kena hukuman ?!" aku terbengong dan menggelengkan kepala. Tak lama "mama" mengeluarkan kotak kecil dari tasnya dan menempelkan ditelinganya sembari komat-kamit berbicara sendiri.

bersambung..

image from http://a7.vox.com/6a00c225204cb8604a00c22528aabf8fdb-320pi
[ Read More ]

Posted by Cumie - - 31 comments

Innalillahi wainnalillahi rajiun.

hola pak, bapak yang gak pernah marah, apapun kesalahan dan kelakuan saya bapak tak pernah marah, malah tersenyum sampai kadang tertawa saja. Support yang bikin saya selalu ingin serius berkerja.

Bapak yang selalu santai dan selalu tersenyum dihari - harinya. Bapak yang senang bercanda dan ramah dalam membahas suatu perkara, kemana bapak simpan emosi bapak? mungkin tenggelam dalam keramah tamahan yang selalu riang dan gembira.

Bapak adalah manager yang selalu memanjakan anak buahnya. Manager yang tidak pernah mengeluh dengan kerjaan saya, bapak yang senantiasa menerima ide saya, tidak pernah menutup telinga akan pendapat saya. Bapak idaman semua anak buah untuk jadi sang manager.

Hola pak, bapak yang loyal, makasih banyak traktirannya pak. Bapak yang sayang banged sama keluarganya, ketika saya nanti sudah berkeluarga, saya juga akan menyayangi keluarga saya seperti cara bapak menyayangi mereka, walau di sela-sela kesibukan yang begitu padat, bapak tetap menyempatkan diri untuk keluarga.

Terima kasih untuk semuanya pak, kesempatannya untuk menimba ilmu dan mengimplementasikan di perusahaan ini, cerita-cerita dan curhatannya, pengalaman dan nasehatnya. Saya akan menjaga baik apa yang bapak titipkan, saya akan meneruskan apa yang bapak cita-citakan, sampai kapanpun bapak tetap manager saya disini.

Selamat jalan Bapak dwi hatmoko, semoga segala amal dan hidayahnya diterima disisi-Nya, semoga keluarga dan kerabat yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Amien
[ Read More ]

Posted by Cumie - - 37 comments

Pertamanya, saya menyampaikan berita duka cita kepada Manager PT. Hannruf Telematika (Hannruf communication) atas kecelakaan yang menimpa beliau, diperkirakan dapat kembali 2 - 3 bulan lagi. Semoga pak Moko diberikan kesembuhan dan ketabahan atas musibah yang menimpa beliau. Mohon doa teman-teman untuk kesembuhan beliau. Amien.

Menginformasikan bahwa PT. Hannruf Telematika menerima lowongan pekerjaan dengan persyaratan sebagai berikut :

- Customer Support.
1. Laki -laki / perempuan maksimal 25 tahun
2. Minimal pendidikan SMU sederajat
3. Memiliki pengalaman / ijazah dibidang Networking minimal 1 tahun.
4. Mengetahui konsep jaringan wireless.
5. Mengenal dan mampu mempelajari bahasa pemrograman (php,html,sql)
6. Ulet dan aktif dalam berkerja.
7. Memiliki kendaraan sendiri.
8. Mempunyai SIM minimal SIM C.
9. Status belum menikah.

- Teknisi
1. Laki -laki maksimal 25 tahun
2. Berat badan maksimal 60kg (maksimal, tinggi badan - berat badan = 110)
3. Memiliki nyali tinggi dan kemampuan panjat tower.
4. Minimal pendidikan SMU sederajat
5. Memiliki pengalaman / ijazah dibidang Networking minimal 1 tahun.
6. Mengetahui konsep jaringan wireless.
7. Ulet dan aktif dalam berkerja.
8. Memiliki kendaraan sendiri.
9. Mempunyai SIM minimal SIM C.
10. Status belum menikah.

Lamaran ditunggu secepatnya dan selambat-lambatnya 10 Maret 2009 , minimal Surat Lamaran, photo dan CV (Curiculum Vitae), Ijazah & Berkas - berkas lain dapat menyusul. Terima kasih.

Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya, dikarenakan tidak membalas kunjungan teman-teman semua, semoga perusahaan ini segera berjalan sempurna.
[ Read More ]

Posted by Cumie - - 45 comments

Ucapan Mohon maaf sebesar - besarnya, berhubung belum aktif online. Undangan dadakan ini ditujukan buat semua blogger khususnya Mahluk Kayuhbaimbai untuk datang ke Banjarbaru dan Makan bareng sore ini 06-01-2009, pukul 17:00 Wita. Bertempat di Irigasi sungai sipai, bisa jadi pondok lima, start ngumpul di  Rumah Pinus, sekretariat kayuhBaimbai pukul 16:00 Wita.

Tak Lupa ucapan terima kasih kepada Yang Maha Kuasa, karena saya masih hidup ampe sekarang, terima kasih buat papa & mama atas ucapannya, juga terima kasih banyak atas ucapan dan doanya kepada dia, dia dan dia, bukan diadan loh [yg ini belom wkwkkw].

Serta Terima kasih yang segede - gedenya buat teman - teman blogger yang masih mau dateng dan berkunjung sampe berkomentar, tanpa kalian blog ini hampa sekali.


Page Rank

Thx alex for info myblog got PageRank 4. This is my nice birthdays gift got PR 4. sorry i cant visit ur blog, still have no time online at this moment.

Salam belasungkawa dan berduka cita atas kepergian ibunda mansup, maaf buat yg nelpon tadi malam terganggu mo ngucapin bessdaynya, dikarenakan saya di acara pemakaman.
[ Read More ]

Posted by Cumie - - 26 comments

Permisi ya sobat - sobat dan saudara - saudari blogger semua. Sangat senang bisa online walau cuma sebentar dan melihat teman - teman mampir meninggalkan ataupun komen di sini.
saya sedang merasa seperti seekor semut di tengah piring berair yang ternyata piring tersebut di tengah lautan.
2 tahun kerja diruangan ber-ac sekarang harus panasan dan hujanan, mau tidak mau saya akan berjuang disini dulu. mudahan bisa kembali online dalam jangka  2 - 3 minggu lagi. Terima kasih buat perhatiannya, kunjungan dan juga kerjasama semuanya selama ini. Bravo blogger!
[ Read More ]

Posted by Cumie - - 27 comments

Waduh,sepertinya Crimingnya si cumie mulai tercium om google, blog ini dinyatakan berbahaya. Saya minta maaf untuk kunjungan teman - teman yang terkendala. Mudah - mudahan bisa segera fix, mohon bantuannya untuk fix problem ini. Terima kasih.

What happened when Google visited this site?
Of the 7 pages we tested on the site over the past 90 days, 4 page(s) resulted in malicious software being downloaded and installed without user consent. The last time Google visited this site was on 2008-12-13, and the last time suspicious content was found on this site was on 2008-12-13.Malicious software includes 6 trojan(s), 6 exploit(s). Successful infection resulted in an average of 6 new processes on the target machine.
Malicious software is hosted on 3 domain(s), including asde0msd.cn/, 117.23.205.0/, mxpop.info/.
This site was hosted on 1 network(s) including AS15169 (GOOGLE).

Kemungkinan penyebabnya menurut saya:
  • Domain yang saya index ke google webmaster terdouble, a1dde.blogspot.com dengan www.cumie.net
  • Jumlah outbondlink www.cumie.net sudah di anggap spam, karena banyak dari teman - teman masih menyimpan alamat saya sebagai a1dde.blogspot.com
  • javascript toggle expand collapse widget.
  • google search ads yang saya pasang dengan sedikit kecurangan.
[ Read More ]

Posted by Cumie - - 33 comments

Haruskah saya meminum teh, untuk memperlihatkan bahwa saya tidak lagi ingin meminum kopi itu?

Sebuah pertanyaan yang saya benar - benar tidak mengerti bagaimana mengatasinya. Saya sedang tidak ingin minum apalagi meminum kopi itu, apakah salah saya berhenti minum dan memutuskan untuk berpuasa dulu? lagi pula minum kopi bikin perut saya cepat lapar, saya tidak begitu suka makan banyak, trauma suka sakit perut, bahkan pernah satu bulan berlibur makan nasi hanya gara - gara saya muntah makan nasi waktu itu.

Dan jika saya boleh memilih maka saya pengen minum teh saja, tapi apakah harus? Apa tidak boleh saya duduk manis saja? teh itu memang manis, menggiurkan, hangat dan terasa segar jika meminumnya sedangkan kopi itu udah terlihat kelam, pahit dan bisa bikin lapar. gimana yah sebaiknya?
[ Read More ]

Posted by Cumie - - 22 comments

Monkey IconHai semua, apa kabar hari ini??
mudah-mudahan baik semua, saya cuma mau meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada teman - teman blogger yang udah mampir ke sini, dan saya belum bisa mengunjung balas komen ataupun kondangannya. Bolehkah saya curhat dikit kenapa keliatan begitu sibuk atau keliatan malah cuma asik ngeplurk siperti yang dibilang mas harry?

Gak mas, saya ngeplurk hanya berniat memberitahukan saya sedang sibuk apa koq, mengenai sosialisasi plurk, saya gak lakuin, karna emang sibuk banged. Alhamdulillah sekarang bergelar workholic, kerja pagi 08.00 sampai 24.00. Alhasil, biasa blogwalking dan komen sana sini tengah malam gak sempet lagi, penyakit insomnia-pun bener-bener mati. sewaktu online di net, koneksi-nya gangguan, sewaktu online di kantor, PLN suka ngebot, mati mulu, saya sendiri juga kecapek-an dan disibukkan dengan berbagai kerjaan, terutama migrasinya tempat kantor ini. Saya harus cari tempat tidur baru, cari kos-kosan / kontrakan gak gampang, banyak yang mesti diperhitungin, keamanan yang utama.

Maka dari itu izinkanlah saya meminta maaf, jika saya terlewat membalas komen dan kunjungan teman-teman semua. Kiranya sedikit penjelasan kesibukan saya tadi dapat menjadi hal yang memaklumi keadaan saya sekarang ini. Ucapan terima kasih kepada Agnes, sahabat saya yang sudah membuat semua masalah lebih tenang terlihatnya, lebih nyaman rasanya, jangan bosan ya bu untuk mendengar cumie berkeluh kesah hehehe.. Klo dulu saya berpikir tempat curhat itu kekasih [pacar] sekarang salah, ternyata seorang sahabat malah membuat segalanya lebih baik dan nyaman.

Alangkah bahagia-nya saya ketika melihat blog saya ini, terasa bahwa saya berhasil membuat sebuah blog, bantuan dari teman-teman semua tentunya yang membuat semua ini bagus.

Saatnya melanjutkan award dulu dah hehe..

Award untuk sahabat-sahabat sahabat blogger. Terima kasih kepada Acy yang udah kasih ni award, dan juga bunda Na, yang barusan ngasih award yang sama. Mohon maaf, klo terlambat banged bikin postingannya, soalnya cumie lagi dirundung trouble. Langsung aja nih, mo diterusin untuk para pekerja Pe Er sebelumnya. yaitu;

[ Read More ]

Posted by Cumie - - 22 comments

Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya.

Ada seorang anak bernama Ahmad. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Ahmadlah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya.

Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Ahmad bangga dengan itu semua, sebab, mobil itu buatan tangannya sendiri.

Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 "pembalap" kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah di antaranya.

Namun, sesaat kemudian, Ahmad meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam, dengan tangan tang bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, "Ya, aku siap!".

Dor. Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. "Ayo..ayo... cepat..cepat, maju..maju", begitu teriak mereka.

Aha...sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan, Ahmadlah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Ahmad. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati. "Alhamdulillah, Terima kasih."

Saat pembagian piala tiba. Ahmad maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya. "Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Allah swt agar kamu menang, bukan?". Ahmad terdiam. "Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan" kata Ahmad.

Ia lalu melanjutkan, "Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Allah swt untuk menolongmu mengalahkan saudaramu yang lain. "Aku, hanya bermohon pada Allah swt, supaya aku tak menangis, jika aku kalah." Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan.

Saya hanya mencoba berbagi bukan mengusulkan atau menyalahkan. Saya berusaha tidak memosting anjuran-anjuran yang prilaku baik ataupun menyalahkan kelakuan orang, karna saya sendiri adalah orang yang paling salah dan buruk dalam hidup ini, saya hanya mencoba share [copy paste] yang saya baca dari bang redline ini yang berguna buat saya, semoga juga berguna untuk teman-teman pembaca semua.
[ Read More ]

Posted by Cumie - - 24 comments


Sibuk sekali, gak bisa online penuh, kerjaan numpuk soalnya bakal mudik besok pagi. Subuh ini berangkat pulang kampung ke Sudan sungai danau kecamatan satui kabupaten tanah bumbu. nah lo? om google aja kagak tau pasti ama sungai danau rolling on the floor
Maap buat komen dan kunjungan yang belum sempat dibalas, maap lahir batin dulu ye, ntar balik kesini  H+3 / H+4 insyaAllah dibalas secepatnya.
Akhir kata, tetap semangat blognya, tetap berjaya semua!!
wabilla hitaufik wal hidayah, atas nama cumie alias fathul hafidh dan keluarga beserta seluruh isi blog ini mengucapkan minal aidzin wal faidzin, meminta maaf yang sebesar-besarnya jika ada salah hilaf selama ini, baik sengaja maupun tidak disengaja. Amien ya robbal alamin.
prayingwassalamualaikum wr.wb
[ Read More ]

Posted by Cumie - - 11 comments

Sebenarnya cumienya lagi banyak bahan postingan, mulai dari konfigurasi mbah google dari postingan mas ridho yang bermasalah, juga beberapa postingan menarik yang patut dikerjain di blog masencphipz ,meta tag blog cumie ini juga bermasalah di http://www.mypagerank.net. But cerita romeo and juliet new version yang (1) dan (2) yang harus tuntas, juga harus diceritain nih. Jadi posting kisah romeo and juliet dulu dah;

as far as time moving...
walau gak ketemu seberapa lama ternyata romeo and juliet bisa menjalin hubungan kembali. Tak ada permasalahan lagi, romeo dan juliet menjalani hubungan mereka yang notabenenya jarak jauh.

Namun masalah memang tak cuma datang sekali, romeo lagi-lagi dilanda masalah, saat-saat romeo memerlukan sebuah support, sebuah perhatian, sang juliet yang lagi pengen juga dapet perhatian mungkin gak merasa terjadi masalah terhadap romeo. waktu dan jarak memang membuat hubungan jadi sulit, ketika komunikasi mulai tidak terarah ketika itulah perasaan masing-masing juga berubah..

Hari itu, tak terasa, tak ada angin tak ada hujan, juliet mengirimkan telegraph ke romeo.. ( haiah telegraph apaan wkwkwa) isinya.. berhubung sang juliet tidak mau dipublikasikan jadi ya.. kutipannya kalimat terakhir aja deh. "ni dah merupakan keputusan "terburuk demi kebaikan" yg pernah mi ambil".

Terkejut dengan telegraph itu namun juga tidak terkejut dengan keputusan itu, romeo menerima sekaligus berpikir bahwa dengan menerima kenyataan itu adalah jalan yang terbaik. Ternyata kisah itu berakhir dengan cepat, ternyata jarak dan waktu memang memisahkan hubungan romeo dan juliet, dan ternyata dongeng harus berakhir disini.

Akhir kata ucapan terima kasih buat semua yang udah baca, apalagi ampe nyimak dongeng-dongengan ini. buat ve, thanks udah berpartisipasi posting dalam blog ini, dalam dongeng romeo and juliet pada blog ini. Sebuah kisah telah berlalu saatnya menuju postingan baru wahahaha... lanjut JOMBLO nya deh (Jaringan Orang-orang Maniak BLOgger)
[ Read More ]

Posted by mi - - 10 comments

Waktu juliet tau penyakit yang di deritanya yang ada di benak Juliet bagaimana reaksi romeo dan yang paling di takuti Juliet adalah terulang kisah romeo n Juliet di zaman dahulu kala si romeo beneran bunuh diri. Juliet pun berpikir bagaimana caranya agar romeo yang di cintainya melupakan Juliet dan romeo dapat meneruskan kisah2 nya bersama Juliet2 yang lain.

Tetapi reaksi romeo sungguh diluar dugaan Juliet. Bukannya romeo pergi tetapi romeo tetap bertahan disisi Juliet. Awalnya juliet berpikir romeo begitu hanya karena kasihan melihat keadaan juliet dan romeo hanya melakukan tugas nya sebagai pacar yang baik.

Akhirnya juliet dapat membuka mata dan pikiran nya, romeo bukanlah sedang menjalankan tugasnya sebagai pacar yang baik tapi romeo bener2 pacar yang baik. Ini dapat dilihat dari beberapa peristiwa yang lalu ketika romeo sedang berperang melawan penjajah dengan menggunakan bambu runcing eh  juliet malah pergi ke pesta dansa di kerajaan seberang. juliet malah asik berdansa dengan pangeran tampan yang terkenal dengan julukan ’si kocil dari dulu’ (hahahahahahaha..ssstt yg tau jgn protes).

Dan ketika romeo menemukan juliet sedang berdansa sedikitpun romeo tidak menampakan kemarahannya malah dengan lembut dia mengajak juliet pulang. romeopun memaafkan dan melupakan tingkah bloon si juliet.

Sekarang betapa bodoh, bengak, buyan, bungul, n stupid nya si juliet kalo masih gak sadar jg bahwa dia diberi Tuhan anugerah berupa romeo dengan segala kesabaran dan hati yang besar. Betapapun juliet telah menyakiti dan mengecewakan romeo berkali-kali ketika tau juliet sakit romeo dengan sabar merawat juliet bahkan setiap jam 10 malam romeo pergi ke wartel utk miskolin juliet (pura2nya kan jaman dulu lom ada hape) hehe gak ding cerita aslinya bukan miskol tapi nelpon trus ngingetin juliet utk minum obat dan mendongengkan juliet agar juliet bisa cepet tidur.

Nah berhubung tadi romeo abis dongengin cerita hantu makanya juliet mimpi buruk jam 2 pagi juliet terbangun gak bisa tidur lagi. Karena gak ada kerjaan makana juliet coba2 curhat lumayan wat postingan di blog.




Postingan kedua oleh ve, respon dari  Dongeng Romeo and Juliet New Version (1)
[ Read More ]

Posted by Cumie - - 7 comments

Karya Asma Nadia dari kumpulan cerpen Cinta Laki-laki Biasa

MENJELANG hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan
alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru
setelah menengok ke belakang,
hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar,
keheranan yang terjadi bukan semata miliknya,
melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama,
kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka
ternyata sama herannya.

Saat itu teman-teman baik Nania sedang duduk di kantin
menikmati hari-hari sidang yang baru saja berlalu.
Suasana sore di kampus sepi.
Berpasang-pasang mata tertuju pada gadis itu.

Tiba-tiba saja pipi Nania bersemu merah, lalu matanya
berpijar bagaikan lampu neon limabelas watt. Hatinya
sibuk merangkai kata-kata yang barangkali beterbangan
di otak melebihi kapasitas. Mulut Nania terbuka.
Semua menunggu. Tapi tak ada apapun yang keluar dari
sana. Ia hanya menarik nafas, mencoba bicara dan?
menyadari, dia tak punya kata-kata!

Dulu gadis berwajah indo itu mengira punya banyak
jawaban, alasan detil dan spesifik, kenapa bersedia
menikah dengan laki-laki itu. Tapi kejadian di
kampus adalah kali kedua Nania yang pintar berbicara
mendadak gagap.
Yang pertama terjadi tiga bulan lalu saat Nania
menyampaikan keinginan Rafli untuk melamarnya. Arisan
keluarga Nania dianggap momen yang tepat karena
semua berkumpul, bahkan hingga generasi ketiga, sebab
kakak-kakaknya yang sudah berkeluarga membawa serta
buntut mereka.

"Kamu pasti bercanda!"
Nania kaget. Tapi melihat senyum yang tersungging di
wajah kakak tertua, disusul senyum serupa dari kakak
nomor dua, tiga, dan terakhir dari Papa dan Mama
membuat Nania menyimpulkan: mereka serius ketika
mengira Nania bercanda.

Suasana sekonyong-konyong hening. Bahkan
keponakan-keponakan Nania yang balita melongo dengan
gigi-gigi mereka yang ompong. Semua menatap Nania!
"Nania serius!" tegasnya sambil menebak-nebak, apa
lucunya jika Rafli memang melamarnya.

"Tidak ada yang lucu," suara Papa tegas, "Papa hanya
tidak mengira Rafli berani melamar anak Papa yang
paling cantik!"

Nania tersenyum. Sedikit lega karena kalimat Papa
barusan adalah pertanda baik. Perkiraan Nania tidak
sepenuhnya benar sebab setelah itu berpasang-pasang
mata kembali menghujaninya, seperti tatapan mata penuh
seleidik seisi ruang pengadilan pada tertuduh yang
duduk layaknya pesakitan.

"Tapi Nania tidak serius dengan Rafli, kan?" Mama
mengambil inisiatif bicara, masih seperti biasa dengan
nada penuh wibawa, "maksud Mama siapa
saja boleh datang melamar siapapun, tapi jawabannya
tidak harus iya, toh?"

Nania terkesima.
"Kenapa?"

Sebab kamu gadis Papa yang paling cantik.
Sebab kamu paling berprestasi dibandingkan kami. Mulai
dari ajang busana, sampai lomba beladiri. Kamu juga
juara debat bahasa Inggris, juara baca
puisi seprovinsi. Suaramu bagus!
Sebab masa depanmu cerah. Sebentar lagi kamu meraih
gelar insinyur. Bakatmu yang lain pun luar biasa.
Nania sayang, kamu bisa mendapatkan laki-laki
manapun yang kamu mau!

Nania memandangi mereka, orang-orang yang amat dia
kasihi, Papa, kakak-kakak, dan terakhir Mama. Takjub
dengan rentetan panjang uraian mereka atau satu kata
'kenapa' yang barusan Nania lontarkan.

"Nania Cuma mau Rafli," sahutnya pendek dengan airmata
mengambang di kelopak.
Hari itu dia tahu, keluarganya bukan sekadar tidak
suka, melainkan sangat tidak menyukai Rafli.
Ketidaksukaan yang mencapai stadium empat. Parah.

"Tapi kenapa?"
Sebab Rafli cuma laki-laki biasa, dari keluarga biasa,
dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan
pekerjaan dan gaji yang amat sangat biasa.

Bergantian tiga saudara tua Nania mencoba membuka
matanya. "Tak ada yang bisa dilihat pada dia, Nania!"

Cukup! Nania menjadi marah. Tidak pada tempatnya
ukuran-ukuran duniawi menjadi parameter kebaikan
seseorang menjadi manusia. Di mana iman, di mana
tawakkal hingga begitu mudah menentukan masa depan
seseorang dengan melihat pencapaiannya hari ini?

Sayangnya Nania lagi-lagi gagal membuka mulut dan
membela Rafli. Barangkali karena Nania memang tidak
tahu bagaimana harus membelanya. Gadis itu tak
punya fakta dan data konkret yang bisa membuat Rafli
tampak 'luar biasa'.
Nania Cuma punya idealisme berdasarkan perasaan yang
telah menuntun Nania menapaki hidup hingga umur
duapuluh tiga. Dan nalurinya menerima Rafli.
Di sampingnya Nania bahagia.

Mereka akhirnya menikah.

***

Setahun pernikahan.

Orang-orang masih sering menanyakan hal itu, masih
sering berbisik-bisik di belakang Nania, apa
sebenarnya yang dia lihat dari Rafli. Jeleknya,
Nania masih belum mampu juga menjelaskan
kelebihan-kelebihan Rafli agar tampak di mata mereka.

Nania hanya merasakan cinta begitu besar dari Rafli,
begitu besar hingga Nania bisa merasakannya hanya dari
sentuhan tangan, tatapan mata, atau cara
dia meladeni Nania. Hal-hal sederhana yang membuat
perempuan itu sangat bahagia.
"Tidak ada lelaki yang bisa mencintai sebesar cinta
Rafli pada Nania."

Nada suara Nania tegas, mantap, tanpa keraguan.
Ketiga saudara Nania hanya memandang lekat, mata
mereka terlihat tak percaya.
"Nia, siapapun akan mudah mencintai gadis secantikmu!"
"Kamu adik kami yang tak hanya cantik, tapi juga
pintar!"
"Betul. Kamu adik kami yang cantik, pintar, dan punya
kehidupan sukses!"

Nania merasa lidahnya kelu. Hatinya siap memprotes.
Dan kali ini dilakukannya sungguh-sungguh. Mereka tak
boleh meremehkan Rafli.
Beberapa lama keempat adik dan kakak itu beradu
argumen.

Tapi Rafli juga tidak jelek, Kak!
Betul. Tapi dia juga tidak ganteng kan?
Rafli juga pintar!
Tidak sepintarmu, Nania.
Rafli juga sukses, pekerjaannya lumayan.
Hanya lumayan, Nania. Bukan sukses. Tidak sepertimu.

Seolah tak ada apapun yang bisa meyakinkan
kakak-kakaknya, bahwa adik mereka beruntung
mendapatkan suami seperti Rafli. Lagi-lagi percuma.
"Lihat hidupmu, Nania. Lalu lihat Rafli! Kamu sukses,
mapan, kamu bahkan tidak perlu lelaki untuk
menghidupimu."

Teganya kakak-kakak Nania mengatakan itu semua.
Padahal adik mereka sudah menikah dan sebentar lagi
punya anak.
Ketika lima tahun pernikahan berlalu, ocehan itu tak
juga berhenti.
Padahal Nania dan Rafli sudah memiliki dua orang anak,
satu lelaki dan satu perempuan. Keduanya menggemaskan.
Rafli bekerja lebih rajin setelah
mereka memiliki anak-anak. Padahal itu tidak perlu
sebab gaji Nania lebih dari cukup untuk hidup senang.

"Tak apa," kata lelaki itu, ketika Nania memintanya
untuk tidak terlalu memforsir diri.
"Gaji Nania cukup, maksud Nania jika digabungkan
dengan gaji Abang."

Nania tak bermaksud menyinggung hati lelaki itu. Tapi
dia tak perlu khawatir sebab suaminya yang berjiwa
besar selalu bisa menangkap hanya maksud baik.
"Sebaiknya Nania tabungkan saja, untuk jaga-jaga. Ya?"

Lalu dia mengelus pipi Nania dan mendaratkan kecupan
lembut. Saat itu sesuatu seperti kejutan listrik
menyentakkan otak dan membuat pikiran Nania cerah.

Inilah hidup yang diimpikan banyak orang. Bahagia!

Pertanyaan kenapa dia menikahi laki-laki biasa, dari
keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan
biasa, dengan pekerjaan dan gaji yang
amat sangat biasa, tak lagi mengusik perasaan Nania.
Sebab ketika bahagia, alasan-alasan menjadi tidak
penting.

Menginjak tahun ketujuh pernikahan, posisi Nania di
kantor semakin gemilang, uang mengalir begitu mudah,
rumah Nania besar, anak-anak pintar dan lucu, dan
Nania memiliki suami terbaik di dunia. Hidup perempuan
itu berada di puncak!

Bisik-bisik masih terdengar, setiap Nania dan Rafli
melintas dan bergandengan mesra. Bisik orang-orang di
kantor, bisik tetangga kanan dan kiri, bisik
saudara-saudara Nania, bisik Papa dan Mama.

Sungguh beruntung suaminya. Istrinya cantik.
Cantik ya? dan kaya!
Tak imbang!

Dulu bisik-bisik itu membuatnya frustrasi. Sekarang
pun masih, tapi Nania belajar untuk bersikap cuek
tidak peduli. Toh dia hidup dengan perasaan
bahagia yang kian membukit dari hari ke hari.

Tahun kesepuluh pernikahan, hidup Nania masih belum
bergeser dari puncak. Anak-anak semakin besar. Nania
mengandung yang ketiga. Selama kurun waktu
itu, tak sekalipun Rafli melukai hati Nania, atau
membuat Nania menangis.

***

Bayi yang dikandung Nania tidak juga mau keluar. Sudah
lewat dua minggu dari waktunya.
"Plasenta kamu sudah berbintik-bintik. Sudah tua,
Nania. Harus segera dikeluarkan!"

Mula-mula dokter kandungan langganan Nania memasukkan
sejenis obat ke dalam rahim Nania. Obat itu akan
menimbulkan kontraksi hebat hingga perempuan
itu merasakan sakit yang teramat sangat. Jika semuanya
normal, hanya dalam hitungan jam, mereka akan segera
melihat si kecil.

Rafli tidak beranjak dari sisi tempat tidur Nania di
rumah sakit. Hanya waktu-waktu shalat lelaki itu
meninggalkannya sebentar ke kamar mandi, dan
menunaikan shalat di sisi tempat tidur. Sementara
kakak-kakak serta orangtua Nania belum satu pun yang
datang.

Anehnya, meski obat kedua sudah dimasukkan, delapan
jam setelah obat pertama, Nania tak menunjukkan
tanda-tanda akan melahirkan. Rasa sakit dan
melilit sudah dirasakan Nania per lima menit, lalu
tiga menit. Tapi pembukaan berjalan lambat sekali.

"Baru pembukaan satu."
"Belum ada perubahan, Bu."
"Sudah bertambah sedikit," kata seorang suster empat
jam kemudian menyemaikan harapan.

"Sekarang pembukaan satu lebih sedikit."
Nania dan Rafli berpandangan. Mereka sepakat suster
terakhir yang memeriksa memiliki sense of humor yang
tinggi.

Tigapuluh jam berlalu. Nania baru pembukaan dua.
Ketika pembukaan pecah, didahului keluarnya darah,
mereka terlonjak bahagia sebab dulu-dulu
kelahiran akan mengikuti setelah ketuban pecah.
Perkiraan mereka meleset.

"Masih pembukaan dua, Pak!"
Rafli tercengang. Cemas. Nania tak bisa menghibur
karena rasa sakit yang sudah tak sanggup lagi
ditanggungnya. Kondisi perempuan itu makin
payah. Sejak pagi tak sesuap nasi pun bisa ditelannya.

"Bang?"
Rafli termangu. Iba hatinya melihat sang istri
memperjuangkan dua kehidupan.

"Dokter?"
"Kita operasi, Nia. Bayinya mungkin terlilit tali
pusar."

Mungkin?
Rafli dan Nania berpandangan. Kenapa tidak dari tadi
kalau begitu? Bagaimana jika terlambat?
Mereka berpandangan, Nania berusaha mengusir
kekhawatiran. Ia senang karena Rafli tidak melepaskan
genggaman tangannya hingga ke pintu kamar operasi.
Ia tak suka merasa sendiri lebih awal.

Pembiusan dilakukan, Nania digiring ke ruangan serba
putih. Sebuah sekat ditaruh di perutnya hingga dia
tidak bisa menyaksikan ketrampilan dokter-dokter itu.
Sebuah lagu dimainkan. Nania merasa berada dalam
perahu yang diguncang ombak. Berayun-ayun.
Kesadarannya naik-turun. Terakhir, telinga perempuan
itu sempat menangkap teriakan-teriakan di sekitarnya,
dan langkah-langkah cepat yang bergerak, sebelum
kemudian dia tak sadarkan
diri.

Kepanikan ada di udara. Bahkan dari luar Rafli bisa
menciumnya. Bibir lelaki itu tak berhenti melafalkan
zikir.

Seorang dokter keluar, Rafli dan keluarga Nania
mendekat.
"Pendarahan hebat."
Rafli membayangkan sebuah sumber air yang meluap,
berwarna merah.
Ada varises di mulut rahim yang tidak terdeteksi dan
entah bagaimana pecah!

Bayi mereka selamat, tapi Nania dalam kondisi kritis.
Mama Nania yang baru tiba, menangis. Papa termangu
lama sekali. Saudara-saudara Nania menyimpan isak,
sambil menenangkan orangtua mereka.

Rafli seperti berada dalam atmosfer yang berbeda.
Lelaki itu tercenung beberapa saat, ada rasa cemas
yang mengalir di pembuluh-pembuluh darahnya
dan tak bisa dihentikan, menyebar dan meluas cepat
seperti kanker.
Setelah itu adalah hari-hari penuh doa bagi Nania.

***

Sudah seminggu lebih Nania koma. Selama itu Rafli
bolak-balik dari kediamannya ke rumah sakit. Ia harus
membagi perhatian bagi Nania dan juga
anak-anak. Terutama anggota keluarganya yang baru, si
kecil. Bayi itu sungguh menakjubkan, fisiknya sangat
kuat, juga daya hisapnya. Tidak sampai
empat hari, mereka sudah oleh membawanya pulang.

Mama, Papa, dan ketiga saudara Nania terkadang ikut
menunggui Nania di rumah sakit, sesekali mereka ke
rumah dan melihat perkembangan si kecil. Walau tak
banyak, mulai terjadi percakapan antara pihak keluarga
Nania dengan Rafli.

Lelaki itu sungguh luar biasa. Ia nyaris tak pernah
meninggalkan rumah sakit, kecuali untuk melihat
anak-anak di rumah. Syukurnya pihak perusahaan tempat
Rafli bekerja mengerti dan memberikan izin penuh. Toh,
dedikasi Rafli terhadap kantor tidak perlu diragukan.

Begitulah Rafli menjaga Nania siang dan malam.
Dibawanya sebuah Quran kecil, dibacakannya dekat
telinga Nania yang terbaring di ruang ICU.
Kadang perawat dan pengunjung lain yang kebetulan
menjenguk sanak famili mereka, melihat lelaki dengan
penampilan sederhana itu bercakap-cakap dan
bercanda mesra.

Rafli percaya meskipun tidak mendengar, Nania bisa
merasakan kehadirannya.
"Nania, bangun, Cinta?"
Kata-kata itu dibisikkannya berulang-ulang sambil
mencium tangan, pipi dan kening istrinya yang cantik.

Ketika sepuluh hari berlalu, dan pihak keluarga mulai
pesimis dan berfikir untuk pasrah, Rafli masih
berjuang. Datang setiap hari ke rumah sakit, mengaji
dekat Nania sambil menggenggam tangan istrinya mesra.
Kadang lelaki itu membawakan buku-buku kesukaan Nania
ke rumah sakit dan membacanya dengan suara pelan.
Memberikan tambahan di bagian ini dan itu. Sambil
tak bosan-bosannya berbisik,
"Nania, bangun, Cinta?"

Malam-malam penantian dilewatkan Rafli dalam sujud dan
permohonan. Asalkan Nania sadar, yang lain tak jadi
soal. Asalkan dia bisa melihat lagi cahaya
di mata kekasihnya, senyum di bibir Nania, semua yang
menjadi sumber semangat bagi orang-orang di
sekitarnya, bagi Rafli.

Rumah mereka tak sama tanpa kehadiran Nania. Anak-anak
merindukan ibunya. Di luar itu Rafli tak memedulikan
yang lain, tidak wajahnya yang lama
tak bercukur, atau badannya yang semakin kurus akibat
sering lupa makan.

Ia ingin melihat Nania lagi dan semua antusias
perempuan itu di mata, gerak bibir, kernyitan kening,
serta gerakan-gerakan kecil lain di wajahnya
yang cantik. Nania sudah tidur terlalu lama.

Pada hari ketigapuluh tujuh doa Rafli terjawab. Nania
sadar dan wajah penat Rafli adalah yang pertama
ditangkap matanya.

Seakan telah begitu lama. Rafli menangis, menggenggam
tangan Nania dan mendekapkannya ke dadanya,
mengucapkan syukur berulang-ulang dengan
airmata yang meleleh.
Asalkan Nania sadar, semua tak penting lagi.

Rafli membuktikan kata-kata yang diucapkannya beratus
kali dalam doa. Lelaki biasa itu tak pernah lelah
merawat Nania selama sebelas tahun terakhir.
Memandikan dan menyuapi Nania, lalu mengantar
anak-anak ke sekolah satu per satu. Setiap sore
setelah pulang kantor, lelaki itu cepat-cepat menuju
rumah dan menggendong Nania ke teras, melihat senja
datang sambil memangku Nania seperti remaja belasan
tahun yang sedang jatuh cinta.

Ketika malam Rafli mendandani Nania agar cantik
sebelum tidur. Membersihkan wajah pucat perempuan
cantik itu, memakaikannya gaun tidur. Ia ingin
Nania selalu merasa cantik. Meski seringkali Nania
mengatakan itu tak perlu.
Bagaimana bisa merasa cantik dalam keadaan lumpuh?

Tapi Rafli dengan upayanya yang terus-menerus dan tak
kenal lelah selalu meyakinkan Nania, membuatnya
pelan-pelan percaya bahwa dialah perempuan paling
cantik dan sempurna di dunia. Setidaknya di mata
Rafli.

Setiap hari Minggu Rafli mengajak mereka sekeluarga
jalan-jalan keluar. Selama itu pula dia selalu
menyertakan Nania. Belanja, makan di restoran,
nonton bioskop, rekreasi ke manapun Nania harus ikut.
Anak-anak, seperti juga Rafli, melakukan hal yang
sama, selalu melibatkan Nania. Begitu bertahun-tahun.

Awalnya tentu Nania sempat merasa risih dengan
pandangan orang-orang di sekitarnya. Mereka semua yang
menatapnya iba, lebih-lebih pada Rafli
yang berkeringat mendorong kursi roda Nania ke sana
kemari. Masih dengan senyum
hangat di antara wajahnya yang bermanik keringat.

Lalu berangsur Nania menyadari, mereka, orang-orang
yang ditemuinya di jalan, juga tetangga-tetangga,
sahabat, dan teman-teman Nania tak puas hanya memberi
pandangan iba, namun juga mengomentari, mengoceh,
semua berbisik-bisik.

"Baik banget suaminya!"
"Lelaki lain mungkin sudah cari perempuan kedua!"
"Nania beruntung!"
"Ya, memiliki seseorang yang menerima dia apa adanya."
"Tidak, tidak cuma menerima apa adanya, kalian lihat
bagaimana suaminya memandang penuh cinta. Sedikit pun
tak pernah bermuka masam!"

Bisik-bisik serupa juga lahir dari kakaknya yang tiga
orang, Papa dan Mama.Bisik-bisik yang serupa dengungan
dan sempat membuat Nania makin
frustrasi, merasa tak berani, merasa?

Tapi dia salah. Sangat salah. Nania menyadari itu
kemudian. Orang-orang di luar mereka memang tetap
berbisik-bisik, barangkali selamanya akan
selalu begitu. Hanya saja, bukankah bisik-bisik itu
kini berbeda bunyi?

Dari teras Nania menyaksikan anak-anaknya bermain
basket dengan ayah mereka. Sesekali perempuan itu ikut
tergelak melihat kocak permainan.

Ya. Duapuluh dua tahun pernikahan. Nania
menghitung-hitung semua, anak-anak yang beranjak
dewasa, rumah besar yang mereka tempati, kehidupan
yang lebih
dari yang bisa dia syukuri. Meski tubuhnya tak
berfungsi sempurna. Meski kecantikannya tak lagi sama
karena usia, meski karir telah direbut takdir dari
tangannya.

Waktu telah membuktikan segalanya. Cinta luar biasa
dari laki-laki biasa yang tak pernah berubah, untuk
Nania

Di kutip dari Qonieta sebagai bahan inspirasi untuk romeo dalam cerita romeo and juliet new version
[ Read More ]

Posted by Cumie - - 10 comments

berat sekali rasanya kehilangan orang yang kita sayangi, dan lebih berat lagi jika kita tau bahwa kita akan kehilangan orang yang kita sayangi. Begini ceritanya..

Adalah seorang pemuda bernama Romeo yang pemalas dan sederhana, pemuda ini mempunyai hayalan yang sangat tinggi dia berhayal bisa jadi orang sukses punya kekasih yang sangat cantik dan penyayang. Walaupun dia belum sukses, tapi dia sangat beruntung mendapatkan kekasih seorang putri yang cantik dan baik hati yang bernama juliet. Hanya saja putri itu adalah putri kerajaan negeri lain yang berada sangat jauh, namun demikian dia telah bertemu dengan kekasihnya itu dan pertemuan itu benar-benar dimanfaatkannya sehingga menjadi kenangan indah yang mungkin takkan terlupakan.
Ujian untuk sukses buat Romeo adalah dengan berusaha bisa mendatangi lagi kekasihnya yang jauh di negeri sana. Namun karna dia pemalas dan boros, dia tidak dapat menepati janji kepada juliet untuk datang lagi ke negeri kekasihnya itu. Saat itulah keretakan terjadi, disamping janji yang tidak terealisasi, romeo dan juliet menghadapi berbagai masalah kehidupannya masing-masing. Romeo tidak sering lagi mengirim surat atau menelpon juliet, sementara juliet yang sedang sibuk dengan keadaan negerinya yang kacau juga mulai hanyut agar bisa menyelesaikan masalah dalam negerinya.
Alhasil ketika romeo menghubungi juliet, romeo lupa dia tidak lagi seperti romeo yang dulu, romeo tidak memberikan perhatian banyak kepada juliet, saat perasaan rindu yang besar akan diungkapkan ternyata yang terucap dari mulut romeo adalah amarah dan perasaan cemburu. Begitupun juliet, yang pada akhirnya mereka terlihat sangat tidak dewasa, perdebatan dan pertengkaran lah yang terjadi jika mereka berhubungan. Ucapan perpisahan mulai terucap dari mulut masing-masing bergantian. Sungguh Tragis sungguh memilukan romeo lupa julietlah harapannya yang membuat dia bisa mewujudkan hayalannya.
Terakhir, ketika romeo menghubungi juliet, dia mendapati bahwa juliet terkena penyakit parah yang mematikan. Ketika itulah romeo mulai tersadar, ketika itulah romeo menangisi dirinya. Romeo yang sedang terpuruk dalam masalah di negerinya, tau bahwa sang juliet sedang sakit dan romeo tidak bisa melakukan apa-apa. Tangis penyesalan dan Doa kepada juliet, hanya itu yang bisa dilakukan romeo, dia tak bisa menemani juliet yang mungkin akan menghilang untuk selama-lamanya.  Dalam doa romeo di tengah malam, dia ingin sekali melamar juliet sebelum semuanya takkan pernah bisa terjadi, dia ingin memberikan yang terbaik untuk juliet sebelum dia tidak bisa melakukan apa-apa. Namun mungkin itu takkan terjadi karena romeo terlalu malas untuk membuat usahanya sukses dan perlu waktu untuk bangkit dalam keterpurukannya ini. Apalagi juliet berputus asa dengan sakit yang dideritanya, malah menginginkan romeo melupakannya ...akhir cerita ini belum terjadi.

writed for some1 so special in this live..

[ Read More ]

Posted by Cumie - - 7 comments

wah ngapain nih blog jadi sensitive gini, apa karna si cumie ini udah jomblo? belum lagi, cuman dianya aja..(cencored). karna udah berpikiran bakal jomblo so, abis ngepost yg nothing, nothing interest here.. sakit hati dah ilang rasanya, pesimistis yang besar udah jadi optimisme, walo optimisme yg gak sesuai dibayangin orang - orang (penerima curhat) sih. hhehehe. jadi ini postingan curhatan tapi tetep ada poinnya kayak sebelumnya itu. artinya tetep ada tips tips, walaupun tipsnya suka - suka penulis.


Sebelum bahas ngejomblo disini, bahas ini dulu ye, jomblo ada 3 bagian :


  1. jomblo karena dari dalem hati mang pengen sendiri, bisa di artikan positif, bisa jg negatif.  Positif karna emang mikir, masa depan no1 dan berpikiran didunia ini masih banyak ce / co lain yang bisa jadi  pasangan hidup, dengan mementingkan masa depan terlebih dahulu (sukses dahulu) baru cari pasangan. negatif contohnya karna gak pengen pacaran abis kapok alias trauma ama yang scene - scene pacaran sebelumnya (jangan - jangan tar jadi suka sesama nih wkwkwk..).

  2. jomblo karena adanya hukum terlarang, baik dari orang tua, agama, adat istiadat dsb. ini positif soalnya emang berarti orang yg baik nih. ( go jomblo dah ).

  3. jomblo karena kagak ada yg mau, buat yg ini no comment deh, saya mendoakan mudah - mudahan dibukakan pintu jodohnya. amin.

nah yang mo di bahas yang no1 aje kali ye.
§- Negatif Jomblo
Buat yang kena Negatif jomblo, yang terjatuh hening kesendirian dalam kegelapan "gara - gara lampu padam wkwkwk" klo bahas ginian jadi keinget lagu gabi dah "jauh kau pergi meninggalkan diriku.. disini aku..." sad banged karna merasa gak da yang lebih baik dari dirinya.. bullshit!!. tuh Yang Maha Kuasa jauh lebih baek, tuh orang yang ngelahirin lo ngebiayain lo ngurus lo ampe sebantat ini they r tht u need to sobbed if gone. Behind of thinking just of her / him masih ada orang - orang yg sayang sama kita, liad baek - baek tuh gak usah jauh - jauh, pas lagi panas - panas eh ada temen bawain segelas eh teh.. srupppzz..  Try care about what happen beside us, dont just care about how our heart was. artinye .. hati aja dipentingin, liad sekitar, ada banyak orang yg perlu kita balas kasih sayangnya.. ini cuma bahas landasan teori dari rasa kehilangan? yap! karna emang gak da hal yg laen yg bisa bikin lupain kenangan lalu selain kesadaran diri sendiri. sadar dulu, ngapain tenggelam sendiri toh dia disana happy - happy aja. klo dia pergi karna selingkuh, pasti dia ketawa - ketawa bangga bahwa ternyata dia bisa bikin kita jatuh meratapi dirinya. klo dia pergi karna emang harus pergi, dia bakal lebih sedih dari kita karna dia menyesal telah meninggalkan semuanya tanpa memikirkan perasaan qta, so bangkitlah, bikin hidup lo lebih berarti, yang hidup bikin lebih hidup " ada bau - bau mak erotnya nih". buat dia tau, salah besar dia ninggalin yang udah dia lewatin ama lo. "ajiiiiiiieeb"
§- Positif Jomblo
sante dah klo yg ini, artinya yuk punya temen yang banyak, karna teman adalah kunci sukses masa depan, banyak temen banyak rezeki (bukan banyak anak banyak rezeki loh wkwkw) jangan juga banyak temen banyak yg dibisnisi wkwkkw. klo udah jadi positif jomblo, artinya emang self inisiatif, so let make bright future. pandanglah hari esok sebagai hari yang cerah, ada orang pacaran disebelah nyante aja lagi, jangan perduli, lo jg banyak yg naksir apalagi klo lo nya nanti sukses, nanti lebih baek (gk da bakal bahas jomblo bagian ke3 loh. itu diluar pengetahuan, tanya ama ki joko bodo aja wkwkwk). tuh banyak sobat - sobat yang perhatian, suka nolong, suka ngajak jalan, suka dateng bawain koleksi - koleksi bokep terbaru eh film terbaru ato apa aja deh. Mereka lah orang yang bisa jadi tempat berbagi, tempat mengadu, tempat bergembira bersama. yg penting jangan larut bergembira bersama teman, cari manfaatnya, ingat tujuan utama! sukses. Life must make Priority, apa sih prioritas utama anda untuk kedepannya? kerja di tempat yg lebih baek? lulus kuliah? apa aja deh kejar itu, jangan goyah. no women no cry, mean have women u ll cry "jadi bener nih selera jomblo saya".
Aduh klo diterusin kagak da abisnya, ntar cape lg yg baca ini. sekian aje dah.


[ Read More ]

Posted by Cumie - - 2 comments

Kung Fu Panda - In Theaters This Summer!


lagi muncul nih di studio - studio 21,

pusing kerja n gk tau harus ngapain, coba - coba ikutan ngeblog dah,

sapa tau bisa keren

udah edit sana sini eh ada nemu yg baru, editan lama rusak

kaco dah..

yah segini dulu dah.

trying posting only
[ Read More ]